Friday, January 1, 2016
TENTANG PENGAMBILAN KEPUTUSAN.
Semua orang pasti mempunyai cerita
dalam setiap pengambilan keputusannya baik itu dari masalah yang sepele atau yang besar,bagi anak umur 19
tahun seperti saya ,keputusan terbesar dalam hidup adalah pengambilan keputusan
kita mau sekolah dimana,kuliah dimana dan satu lagi yaitu soal cinta, iyaa
cinta dan kali ini saya akan menceritakan secara singkat tentang cinta gitu
ehehe, iyaa cinta pertama sayaa .
Percintaan saya
dimulai dari Sekolah Dasar yaitu kayak cinta monyet tapi menurut saya ini lebih
seperti cinta monyet kecil , karna saya sebagai monyet nya masih kecil dan
masih unyu,, yang kalo istirahat pegangan tangan dengan si dia aja udah
gemeteran,itu pun gak berani dan gak mungkin berani .dalam acara lulus-lulusan
biasanya anak anak nunjukin bakatnya masing-masing,ada yang nyanyi ,ada yang
joged ada yang senam, apa senam? Tapi kayaknya adadeh yg senam soalnya saya
datang telat ehehe..
Nah saya dan
teman-teman saya itu sepakat kayak mau nampilin theater gitu dehhh,nah dan saya
kebagian kayak sebagai pengawalnya,iya pengawalnya si Doi bukan sebagai rajanya
tapi gaappa karna bersakit sakit dahulu mennnn,tapi lebih sering sakitnya
men,dan akhirnya giliran tampil pun mulai ,dibelakang panggung gua kayak
ngerasain pengen boker,pengen pulang,pengen kencing,pengen pulang boker terus ngencing
yaa gitulahhhh badan keringet dingin ,ohh berarti ini yg dinamakan orang demam
panggung itu.
Akhirnyaa MC
nya manggil tim kita untuk tampil,nah dalam sepanjang penampilan gua gak
fokussssss sama alur ceritanya,saya hanya fokus nahan boker dan wajah si doi
sebagai penawar boker gua ,dan pakhirnya penampilan kita selesai dan semua
kawan kawan serta orang tua siswa semua kayak ngasih tepuk tangann sambil
berdiri nah disana gua ngerasain kayak ketika sebuah karya kita diterima oleh
penonton ada sebuah kebahagiaan tersendiri. (ciyeee bijakk)
Akhirnya kita
lulus sambil ngelepas toga keangkasa ,belommmm kan baru SD tapi suatu saat saya
akan lulus pakai toga dan ngelepasnya keangkasa hingga sampai pluto,biar ada
toga gua di pluto. ~krikk krikk
Pernah gak
sih lo ngerasain dan entah dari mana mitos itu berkembang kalo SD lu bekas
Rumah sakit ?nahh itu yg gua rasainnn-,- ,, dan pada akhirnya kita semua lulus
dari SD Bekas Rumah Sakit tersebutt.
Dan sejak
itu saya jadi lost contact sama dia,gak pernah ketemu ,karna kita udah beda
sekolah lagi ,dan kemudian kayak semesta udah nentuin kita buat bertemu kembali
tapi lewat sosmed,iyaa sosmed L ,, tapi gapapa , pertama saya dapet kontak dia tuh
dari facebook pass saya add dia di foto profilnya cuman pake mata,kan gua gak
percaya yaaa itu mata dia,ibunyaa,apa tukang duku depan rumahnya .... tapi
dengan keberanian dan cinta yang membakar semangat jiwa muda akhirnya gua add
facebook dia dan langsung di konfirm gokillll cepet bangettttt (Sengaja
dicepetin biar cepet) .
Gua pinta
tuh akhirnya nomer si doi,skhirnya chat kita pindah dari yang chat didepan
komputer warnet yg sendal gua suka dibetak kalo main diwarnet itu,sambil megang
duit pas pasan,pindahh sekarang via phone karna udah dapet nomer hp nya
,,akhirnya kita smsan smsan dan karna kita semakin dekat akhirnya gua
memberanikan diri untuk membuat keputusan kalau gua akan menjadi calon
ayah,menjadi papa yang sangat bijak sana gituu dan sahabat dari anak
kitakelakkk,,(pemikiran yg lebay dari anak kelas 2 SMP ) .akhirnya dis mau
nerima gua entahh kenapa gua seneng banget disitu ,,itu yang dinamakan bener
bener cintaa kali yaa ,soalnya sebelumnya cuman ngerasain cinta monyet unyu,
Tapi sayang
hubungan kita tidak berjalan lama cuman sampe 2 minggu men .gokill yak dua
minggu doanggg L ,,entah kenap tiba tiba dia berubah pikiran gitu pas gua
tanya kenapa ?dia bilang kalau kita temenan ajahhhhhhhhhhhhhhhh,,, mental gua
breakdown banget disitu men sumpah ,dan disitu keputusan sulit gua ,dia juga
bilang mau fokus belajar karna dia emang bintang sekolah dulu pinter banget
berbalik 180 derajat dari gua yg lebih milih main kuda tomprok ketimbang
belajar ,dan dengann berat hati serta mengucapkan bismillah gua bilang “kalau
emng ini pilihan kamu yaudahh aku cuman bisa doain kamu yang terbaik” kalo gak
salah kata katanya seperti itu soalnya gua agak agak lupa.dan yaa udahhhhhhhhh
kisah cinta gua berakhir.
Tapii setelah
kejadian itu hidup gua random banget gitu kayak males banget pacaran,lebih
pengen main ,main pacar pacarannn wkwkakw enggak dengg ,,ya pokoknya males
pacar paaran gitu lebih fokus kedepannya ,sampai gua dapet kabar dia lulus ke
sma yg bagus istilahnya ada kebanggan tersendiri..
Jadi setiap
orang pasti mempunyai masalah, tergantunng kita mengaplikasikan dan memberikan
keputusan menjadi lebih baik...
Monday, November 9, 2015
TUGAS TOU 1 MINGGU KE 2.
sejarah perkembangan sidomuncul.
Di tengah persaingan
sektor Industri jamu yang semakin ketat, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido
Muncul Tbk telah berhasil memiliki market share tertinggi dan reputasi yang
baik sebagai industri jamu terbesar di Indonesia. Keberhasilan yang telah
dicapai saat ini tentunya tidak terlepas dari peran dan pelaku pendiri industri
ini.
Perusahaan yang kini
sudah berhasil Go Public masuk Bursa Efek Indonesia itu dilalui melalui
perjalanan yang cukup panjang. Berawal dari keinginan pasangan suami istri Siem
Thiam Hie yang lahir pada tanggal 28 Januari 1897 dan wafat 12 April 1976
bersama istrinya Ibu Rakhmat Sulistio yang terlahir pada tanggal 13 Agustus
1897 dengan nama Go Djing Nio dan wafat 14 Februari 1983, memulai usaha
pertamanya dengan membuka usaha Melkrey, yaitu usaha pemerahan susu yang besar
di Ambarawa.
Pada tahun 1928,
terjadi perang Malese yang melanda dunia. Akibat perang ini, usaha Melkrey yang
mereka rintis terpaksa gulung tikar dan mengharuskan mereka pindah ke Solo,
pada 1930. Tanpa menyerah, pasangan ini kemudian memulai usaha toko roti dengan
nama Roti Muncul. Lima tahun kemudian, berbekal kemahiran Ibu Rakhmat Sulistio
(Go Djing Nio) dalam mengolah jamu dan rempah-rempah, pasangan ini memutuskan
untuk membuka usaha jamu di Yogyakarta.
Tahun 1941, mereka
memformulasikan Jamu Tolak Angin yang saat itu menggunakan nama Jamu Tujuh
Angin. Ketika perang kolonial Belanda yang kedua di tahun 1949, mereka
mengungsi ke Semarang dan mendirikan usaha jamu dengan nama Sido Muncul, yang
artinya “ impian yang terwujud”. Di Jalan Mlaten Trenggulun No. 104 itulah,
usaha jamu rumahan dimulai dengan di bantu oleh tiga orang karyawan.
Banyaknya permintaan
terhadap kemasan jamu yang lebih praktis, mendorong beliau memproduksi jamu
Tolak Angin dalam bentuk serbuk. Produk ini mendapat tempat di hati masyarakat
sekitar dan permintaannya pun terus meningkat.
Pada tahun 1970,
dibentuk persekutuan komanditer dengan nama CV Industri Jamu & Farmasi Sido
Muncul. Kemudian pada 1975, bentuk usaha industri jamu pun berubah menjadi Perseroan
Terbatas dengan nama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, dimana seluruh
usaha dan aset dari CV Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul digabungkan, dan
dilanjutkan oleh perseroan terbatas ini.
Dalam perkembangannya,
pabrik yang terletak di Jl.Mlaten Trenggulun ternyata tidak mampu lagi memenuhi
kapasitas produksi yang semakin besar. Oleh sebab permintaan pasar yang semakin
tinggi , membuat generasi kedua dari pendiri PT Sido Muncul Desy Sulistio,
memutuskan untuk memindahkan pabrik ke Lingkungan Industri Kecil di Jalan
Kaligawe Semarang pada tahun 1984.
Kemudian dimulailah
pembangunan pabrik yang dilengkapi dengan fasilitas modern, hingga dapat
berkembang pesat seperti saat ini, dan menjadi pelopor perusahaan jamu dengan
standar farmasi.
Demi mengantisipasi
kemajuan masa mendatang, Sido Muncul merasa perlu untuk membangun pabrik yang
lebih besar dan modern, maka pada tahun 1997 diadakan peletakan batu pertama
pembangunan pabrik baru di Klepu, Ungaran, oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X dan
disaksikan Direktur Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan saat itu.
Pabrik baru yang
berlokasi di Klepu, kecamatan Bergas, Ungaran dengan luas sekitar 30 hektar
tersebut diresmikan oleh Menteri Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial Republik
Indonesia, pada 11 November 2000. Saat peresmian pabrik, Sido Muncul menerima
dua sertifikat sekaligus, yaitu Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik
(CPOTB) dan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) setara dengan farmasi.
Sertifikat inilah yang menjadikan Sido Muncul sebagai satu-satunya pabrik jamu
berstandar farmasi. Lokasi pabrik sendiri terdiri dari bangunan pabrik seluas
sekitar 8 hektar dan sisanya menjadi kawasan pendukung lingkungan pabrik.
Sebagai perusahaan
yang telah berdiri sejak 1951, Sido Muncul yang kini merupakan perusahaan
herbal bertaraf modern senantiasa berupaya untuk memberikan produk-produk yang
baik dan menyehatkan bagi seluruh konsumennya, dan dengan demikian memberikan
nilai positif bagi masyarakat.
Seiring waktu berjalan
Sido Muncul mulai mengembangkan bisnisnya yang awalnya hanya berkonsentrasi di
bidang jamu (herbal), maka pada tahun 2004 Sido Muncul membuat divisi baru
yaitu “Divisi Food”.
Produk pertama yang
dibuat adalah minuman energi “Kuku Bima Energi” dengan rasa original. Kemudian
produk berikutnya adalah permen yaitu Permen Tolak Angin, Permen Jahe Wangi dan
Permen Kunyit Asam. Disusul dengan minuman kesehatan seperti Sido Muncul
VitaminC-1000, Kuku Bima Kopi Ginseng, Kopi Jahe Sido Muncul. Susu Jahe, Alang
Sari Plus, Colla Mill. Untuk minuman energi “Kuku Bima Energi” Sido Muncul
mengeluarkan beberapa varian rasa yaitu rasa Anggur, Jambu, Jeruk, Nanas, Kopi,
Mangga, Susu Soda serta Kuku Bima Energi Plus Vitamin C.
Produk-produk yang
telah di produksi sampai saat ini oleh Sido Muncul ada lebih dari 250 jenis
produk dengan produk unggulan Tolak Angin, Kuku Bima Energi, Alang Sari Plus,
Kopi Jahe Sido Muncul, Kuku Bima Kopi Ginseng, Susu Jahe, Jamu Komplit dan
Kunyit Asam .
Kini, produk-produk
Sido Muncul telah berhasil di ekspor ke beberapa negara Asia Tenggara
(Malaysia, Singapore, Brunei dll), Australia, Korea, Nigeria, Algeria, Hong
Kong, USA, Saudi Arabia, Mongolia dan Rusia. Saat ini perseroan juga tengah
melakukan penjajagan dengan distributor dan perusahaan asal Thailand, Vietnam
dan Jepang.
Tepat tanggal 18
November 2013, Sido Muncul yang memiliki 109 distributor di seluruh Indonesia
kembali melakukan perubahan. Perusahaan keluarga ini memilih naik kelas menjadi
perusahaan terbuka dengan tujuan agar perusahaan ini langgeng dan dipercaya
oleh masyarakat. Saat ini PT. Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk. telah menjadi
Pabrik Jamu terbesar di Indonesia dan masih akan terus berkembang dan kini
tercatat dengan Kode saham dari Perseroan SIDO di Bursa Efek Indonesia.
Tuesday, September 29, 2015
TUGAS TOU 1 MINGGU 1 .
SEJARAH KOMUNIKASI
Banyak sekali pengertian komunikasi. Namun, pada intinya sama, para ahli
mengembangkan pengertian tersebut ke arah yang lebih sempit atau detail.
Awalnya pengertian komunikasi hanya proses penyampaian pesan yang dilakukan
oleh dua orang atau lebih. Semakin ke sini para ahli semakin spesifik dengan
menambahkan bahwa pada proses komunikasi tidak hanya prose penyampaian pesan,
di sana terdapat noise dan efek apa yang ditimbulkan setelah
terjadi proses komunikasi. Noise terkadang membuat proses komunikasi tidak
selancar yang kita pikirnya, komunikasi tidak hanya sekedar berbicara atau
menjelaskan informasi. Komunikasi adalah hal yang rumit dan memang perlu kita
pelajari untuk menjadi manusia yang terpelajar. Noise yang terjadi selama
proses komunikasi menyebabkan efek apa yang dapat timbul nantinya. Komunikasi
bukan hanya sekedar sumber-pesan-hubungan-penerima-efek, bukan pengerim lalu
penerima membalas. kita adalah pengirim sekaligus penerima, bukan linear. Ada
timbal baliknya atau yang sering disebut feedback.
Teknologi komunikasi adalah hasil data yang disalurkan, disebarkan, dan
disampaikan ke tempat tujuan. Hal ini juga berkembang cepat seiring dengan
majunya perkembangan teknologi elektronik. Kali ini saya akan membahas
perkembangan teknologi komunikasi dari masa ke masa. Ahli yang mengkaji hal ini
adalah Everett M. Rogers. Pernyataan yang ia keluarkan tentang era komunikasi
terbagi menjadi empat bagian yakni era komunikasi tulisan, era komunikasi
cetak, era telekomunikasi, serta era komunikasi interaktif. Seperti yang saya
jelaskan sebelumnya semakin ke sini era komunikasi semakin maju dan mengalami
kemudahan dalam prosesnya, tingkat keambiguan tidak terlalu parah seperti awal
proses tersebut ada. Yang saya maksud adalah kita tidak percuma menerka-nerka
ada informasi apa, maksudnya apa, dan sebagainya. Teknologi komunikasi ada
empat jaman juga, yaitu jaman pra-sejarah, transisi, revolusi industri dan
pasca revolusi industri, lalu jaman modern.
Pada jaman pra-sejarah, manusia masih primitif. Mereka tinggal di dalam
gua-gua, hidupnya berganung pada alam, saat ini kita juga masih mengandalkan
hidup pada alam sekitar. Nah ketika mereka mengadakan perburuan untuk
melangsungkan kehidupan, mereka dengan kelompoknya menggunakan simbol bunyi-bunyian,
kita lebih mengenal ini dengan sebutan kode. Bahasa yang digunakan manusia
primitif itu belum terarah namun anggota kelompoknya memahaminya dengan isyarat
tubuh dan sebagainya. Perkembangan komunikasi mereka semakin maju, mereka
mengungkapkan pesan dengan cara menggambar di gua-gua, dengan jiplakan tangan
atau bahkan gambar binatang yang mereka pernah temui. Lalu mereka mulai
mengenal hidup bermasyarakat, bagaimana berkomunikasi dengan kelompok lain.
Misalnya hidup di aliran sungai, bercocok tanam, mengenal sistem bangunan. Pada
jaman ini manusia mulai mengenal huruf ideografik, huruf ini mencangkup satu
pengertian idea atau konsep. Berkembang lagi dengan di temukan nya abjad, hurup
abjad ini awalnya tak teratur. Bangsa Cina menemukan alas tulis yakni kertas
yang tebuat dari serat bambu yang dihaluskan, disaring, dicuci kemudian
diratakan dan dikeringkan. Yulius Caesar memperkenalkan Acta Diurna yakni
papan temple yang memiliki informasi untuk masyarakat, biasanya ditempel di
pusat kota agar masyarakat dapat membaca nya, nah ini adalah awal mula nya
suatu surat kabar.
Perkembangan teknologi pada jaman transisi ini adalah ketika Johannes Gutenberg
menemukan mesin cetak ia menggunakan pelat besi, ia mencoba untuk mencetak
Injil, dan kekhawatiran menghantuinya. Takut banyak orang yang tidak
mempercayainya. Setelah eksisnya mesin cetak tersebut para petinggi agama juga
khawatir Injil yang diterjemahkan dalam berbagai bahasa akan berganti artinya.
Pada abad ke 18, surat kabar sudah dapat dinikmati, bahkan menjadi kebutuhan
masyarakat untuk mendapatkan informasi lebih.
Perkembangan teknologi komunikasi masa dan pasca revolusi industri, yaitu
ketika Jamess Watt menemukan mesin uap, lalu Samuel Finley Breese Morse
menemukan mesin telegraf. Berkembangnya komunikasi juga di dukung dengan
penemuan telepon oleh Alexander Graham Bell. Berbarengan dengan pemenuan
telepon juga ditemukan penemuan fotografi dengan
kecepatan tinggi oleh Edward Maybridge. Penemuan fotografi menunjang kebutuhan
jurnalistik, memoto peristiwa yang terjadi sehingga membuat masyarakat
menaikkan kepercayaan mereka bahwa itu hal yang benar terjadi. Semakin
ketergantunganlah manusia. Dan bermunculan radio dengan suara yang mengudara,
lalu televisi suara dan gambar visual. Indonesia cukup lama untuk menikmati
alat tersebut karena harganya yang mahal. Jadi pada jaman dahulu, jaman nenek
kakek kita bahkan jaman orang tua kita mereka masih merasakan nonton tv bersama-sama
di kelurahan atau kecamatan.
Memasuki jaman modern, jaman di mana teknologi semakin canggih dengan kehadiran
komputer, handphone, dan internet. Komputer hadir sekitar tahun 1942 di
Philadelphia Amerika Serikat. Perkembangan komputer semakin diperbaharui dengan
mengubah sistem nya, bentuk nya, dan kepraktisan. Komputer jaman dahulu berat
dan besar, nah saat ini layarnya tipis yang ringan. Terlebih dengan kemunculan
laptop, notebook, netbook, bahkan saat ini ipad, tab. Sistem komputer yang
ringan dan mudah di bawa ke mana saja. Setelah penemuan komputer ditemukanlah
internet oleh Departemen Pertahanan Amerika yang melakukan riset. Setelah
internet ada, kemudian muncullah electronic mail atau disingkat e-mail oleh Ray
Tomlison pada tahun 1972.
Terlihat lengkap ya, feedback juga cepat di dapat. Tapi feedback yang
ditimbulkan pada saat membaca website juga akan menimbulkan keambiguan atau
kesalahpahaman. Karena apa yang di posting di internet tidak di kaji terlebih
dahulu, jadi kebenarannya kurang. Sebagai manusia yang telah memahami teknologi
ada perlunya untuk tidak cepat menyerap informasi yang ada. Bayangkan apabila
anak-anak jaman modern seperti kita ini kembali ke jaman primitif? Pasti susah
bukan? Terkadang lampu mati atau internet lama saja kita sudah terlalu sering
mengeluh. Di sini, kita telah sangat tergantung pada yang nama nya kepraktisan
komunikasi. Peran teknologi saat ini sangatlah membantu. Saking sangat praktis
nya kita samai lupa dengan dunia ini, kita malah memilki dunia sendiri. Ketika
dirumah, apakah kalian masih sering mengobrol bersama keluarga? Pada saat
hangout dengan teman-teman? Apakah masih pantas disebut dengan hangout?
Sedangkan kita masing-masing hanya fokus pada gadget kita. Komunikasi memang
semakin mudah tapi kalau begini malah membuat kita sebagai manusia tidak layak
lagi disebut makhluk sosial.
Konteks teknologi komunikasi di Indonesia perkembangan kemajuan nya semakin
baik dengan adanya peningkatan pembelian computer, handphone, dan gadget
canggih setiap tahun nya. Perkembangan teknologi di Indonesia ada juga yang
bernilai positif yakni dengan penggunaan e-mail dan e-learning. Seperti contoh
membuat dan mengumpulkan tugas kini tidak perlu banyak membuang kertas, kita
menghemat penggunaan kertas dengan mengirimkan email, penggunaan buku juga
sebenarnya karena ada e-learnning. Kelemahan nya tentu saja masih menyelimuti,
penghematan kertas percuma juga apabila tidak di dukung dengan penghematan
listrik pada computer yang kita gunakan. Penggunaan e-leranning tidak serta
merta berjalan lancar, karena akses internet di Indonesia masih banyak
mengalami keterhambatan.
http://www.komunikasi.us/index.php/course/perkembangan-teknologi-komunikasi/404-perjalanan-komunikasi-dari-masa-ke-masa
TUGAS TOU MINGGU PERTAMA
SEJARAH KOMUNIKASI
Banyak sekali pengertian komunikasi. Namun, pada intinya sama, para ahli
mengembangkan pengertian tersebut ke arah yang lebih sempit atau detail.
Awalnya pengertian komunikasi hanya proses penyampaian pesan yang dilakukan
oleh dua orang atau lebih. Semakin ke sini para ahli semakin spesifik dengan
menambahkan bahwa pada proses komunikasi tidak hanya prose penyampaian pesan,
di sana terdapat noise dan efek apa yang ditimbulkan setelah
terjadi proses komunikasi. Noise terkadang membuat proses komunikasi tidak
selancar yang kita pikirnya, komunikasi tidak hanya sekedar berbicara atau
menjelaskan informasi. Komunikasi adalah hal yang rumit dan memang perlu kita
pelajari untuk menjadi manusia yang terpelajar. Noise yang terjadi selama
proses komunikasi menyebabkan efek apa yang dapat timbul nantinya. Komunikasi
bukan hanya sekedar sumber-pesan-hubungan-penerima-efek, bukan pengerim lalu
penerima membalas. kita adalah pengirim sekaligus penerima, bukan linear. Ada
timbal baliknya atau yang sering disebut feedback.
Teknologi komunikasi adalah hasil data yang disalurkan, disebarkan, dan
disampaikan ke tempat tujuan. Hal ini juga berkembang cepat seiring dengan
majunya perkembangan teknologi elektronik. Kali ini saya akan membahas
perkembangan teknologi komunikasi dari masa ke masa. Ahli yang mengkaji hal ini
adalah Everett M. Rogers. Pernyataan yang ia keluarkan tentang era komunikasi
terbagi menjadi empat bagian yakni era komunikasi tulisan, era komunikasi
cetak, era telekomunikasi, serta era komunikasi interaktif. Seperti yang saya
jelaskan sebelumnya semakin ke sini era komunikasi semakin maju dan mengalami
kemudahan dalam prosesnya, tingkat keambiguan tidak terlalu parah seperti awal
proses tersebut ada. Yang saya maksud adalah kita tidak percuma menerka-nerka
ada informasi apa, maksudnya apa, dan sebagainya. Teknologi komunikasi ada
empat jaman juga, yaitu jaman pra-sejarah, transisi, revolusi industri dan
pasca revolusi industri, lalu jaman modern.
Pada jaman pra-sejarah, manusia masih primitif. Mereka tinggal di dalam
gua-gua, hidupnya berganung pada alam, saat ini kita juga masih mengandalkan
hidup pada alam sekitar. Nah ketika mereka mengadakan perburuan untuk
melangsungkan kehidupan, mereka dengan kelompoknya menggunakan simbol bunyi-bunyian,
kita lebih mengenal ini dengan sebutan kode. Bahasa yang digunakan manusia
primitif itu belum terarah namun anggota kelompoknya memahaminya dengan isyarat
tubuh dan sebagainya. Perkembangan komunikasi mereka semakin maju, mereka
mengungkapkan pesan dengan cara menggambar di gua-gua, dengan jiplakan tangan
atau bahkan gambar binatang yang mereka pernah temui. Lalu mereka mulai
mengenal hidup bermasyarakat, bagaimana berkomunikasi dengan kelompok lain.
Misalnya hidup di aliran sungai, bercocok tanam, mengenal sistem bangunan. Pada
jaman ini manusia mulai mengenal huruf ideografik, huruf ini mencangkup satu
pengertian idea atau konsep. Berkembang lagi dengan di temukan nya abjad, hurup
abjad ini awalnya tak teratur. Bangsa Cina menemukan alas tulis yakni kertas
yang tebuat dari serat bambu yang dihaluskan, disaring, dicuci kemudian
diratakan dan dikeringkan. Yulius Caesar memperkenalkan Acta Diurna yakni
papan temple yang memiliki informasi untuk masyarakat, biasanya ditempel di
pusat kota agar masyarakat dapat membaca nya, nah ini adalah awal mula nya
suatu surat kabar.
Perkembangan teknologi pada jaman transisi ini adalah ketika Johannes Gutenberg
menemukan mesin cetak ia menggunakan pelat besi, ia mencoba untuk mencetak
Injil, dan kekhawatiran menghantuinya. Takut banyak orang yang tidak
mempercayainya. Setelah eksisnya mesin cetak tersebut para petinggi agama juga
khawatir Injil yang diterjemahkan dalam berbagai bahasa akan berganti artinya.
Pada abad ke 18, surat kabar sudah dapat dinikmati, bahkan menjadi kebutuhan
masyarakat untuk mendapatkan informasi lebih.
Perkembangan teknologi komunikasi masa dan pasca revolusi industri, yaitu
ketika Jamess Watt menemukan mesin uap, lalu Samuel Finley Breese Morse
menemukan mesin telegraf. Berkembangnya komunikasi juga di dukung dengan
penemuan telepon oleh Alexander Graham Bell. Berbarengan dengan pemenuan
telepon juga ditemukan penemuan fotografi dengan
kecepatan tinggi oleh Edward Maybridge. Penemuan fotografi menunjang kebutuhan
jurnalistik, memoto peristiwa yang terjadi sehingga membuat masyarakat
menaikkan kepercayaan mereka bahwa itu hal yang benar terjadi. Semakin
ketergantunganlah manusia. Dan bermunculan radio dengan suara yang mengudara,
lalu televisi suara dan gambar visual. Indonesia cukup lama untuk menikmati
alat tersebut karena harganya yang mahal. Jadi pada jaman dahulu, jaman nenek
kakek kita bahkan jaman orang tua kita mereka masih merasakan nonton tv bersama-sama
di kelurahan atau kecamatan.
Memasuki jaman modern, jaman di mana teknologi semakin canggih dengan kehadiran
komputer, handphone, dan internet. Komputer hadir sekitar tahun 1942 di
Philadelphia Amerika Serikat. Perkembangan komputer semakin diperbaharui dengan
mengubah sistem nya, bentuk nya, dan kepraktisan. Komputer jaman dahulu berat
dan besar, nah saat ini layarnya tipis yang ringan. Terlebih dengan kemunculan
laptop, notebook, netbook, bahkan saat ini ipad, tab. Sistem komputer yang
ringan dan mudah di bawa ke mana saja. Setelah penemuan komputer ditemukanlah
internet oleh Departemen Pertahanan Amerika yang melakukan riset. Setelah
internet ada, kemudian muncullah electronic mail atau disingkat e-mail oleh Ray
Tomlison pada tahun 1972.
Terlihat lengkap ya, feedback juga cepat di dapat. Tapi feedback yang
ditimbulkan pada saat membaca website juga akan menimbulkan keambiguan atau
kesalahpahaman. Karena apa yang di posting di internet tidak di kaji terlebih
dahulu, jadi kebenarannya kurang. Sebagai manusia yang telah memahami teknologi
ada perlunya untuk tidak cepat menyerap informasi yang ada. Bayangkan apabila
anak-anak jaman modern seperti kita ini kembali ke jaman primitif? Pasti susah
bukan? Terkadang lampu mati atau internet lama saja kita sudah terlalu sering
mengeluh. Di sini, kita telah sangat tergantung pada yang nama nya kepraktisan
komunikasi. Peran teknologi saat ini sangatlah membantu. Saking sangat praktis
nya kita samai lupa dengan dunia ini, kita malah memilki dunia sendiri. Ketika
dirumah, apakah kalian masih sering mengobrol bersama keluarga? Pada saat
hangout dengan teman-teman? Apakah masih pantas disebut dengan hangout?
Sedangkan kita masing-masing hanya fokus pada gadget kita. Komunikasi memang
semakin mudah tapi kalau begini malah membuat kita sebagai manusia tidak layak
lagi disebut makhluk sosial.
Konteks teknologi komunikasi di Indonesia perkembangan kemajuan nya semakin
baik dengan adanya peningkatan pembelian computer, handphone, dan gadget
canggih setiap tahun nya. Perkembangan teknologi di Indonesia ada juga yang
bernilai positif yakni dengan penggunaan e-mail dan e-learning. Seperti contoh
membuat dan mengumpulkan tugas kini tidak perlu banyak membuang kertas, kita
menghemat penggunaan kertas dengan mengirimkan email, penggunaan buku juga
sebenarnya karena ada e-learnning. Kelemahan nya tentu saja masih menyelimuti,
penghematan kertas percuma juga apabila tidak di dukung dengan penghematan
listrik pada computer yang kita gunakan. Penggunaan e-leranning tidak serta
merta berjalan lancar, karena akses internet di Indonesia masih banyak
mengalami keterhambatan.
Subscribe to:
Posts (Atom)